
Pada 23 Agustus, mata uang digital Ethereum (ETH) berhasil mencetak sejarah baru dengan menembus rekor harga tertinggi yang pernah dicapai, mencapai level $4.953 atau setara dengan sekitar Rp 80,48 juta. Pencapaian ini merupakan yang pertama sejak 2021. Meskipun harga kemudian sedikit terkoreksi di bawah $4.700, para pakar pasar melihat ini sebagai penyesuaian normal sebelum lonjakan berikutnya, bukan sebagai kemunduran signifikan.
Kenaikan harga yang luar biasa ini didukung oleh beberapa indikator teknis dan fundamental. Salah satu faktor kunci adalah keberhasilan Ethereum menembus pola 'symmetrical triangle' pada grafik mingguan. Pola ini, yang menunjukkan pergerakan harga antara 'lower highs' dan 'higher lows', seringkali menandakan periode konsolidasi yang akan diikuti oleh pergerakan harga yang kuat. Breakout di atas garis tren atas dari pola ini biasanya menjadi sinyal kuat dominasi pembeli, yang terbukti mendorong reli harga ETH yang eksplosif.
Di samping analisis teknis, data 'on-chain' juga memberikan dukungan kuat terhadap prospek positif Ethereum. Menurut data dari Glassnode, pada hari Minggu terjadi arus keluar bersih sebesar -138.656 ETH dari bursa. Arus negatif ini menunjukkan bahwa lebih banyak koin ETH yang ditarik dari bursa daripada yang masuk, yang secara signifikan mengurangi tekanan jual di pasar. Kondisi seperti ini menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kenaikan harga, karena pasokan yang tersedia untuk dijual berkurang.
Selain itu, aktivitas akumulasi yang dilakukan oleh investor besar, atau yang dikenal sebagai 'whales', di bursa Binance juga turut menambah optimisme pasar. Pembelian dalam jumlah besar oleh para 'whales' ini tidak hanya mengurangi pasokan yang beredar, tetapi juga mencerminkan keyakinan kuat mereka terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang Ethereum. Analis kripto dengan julukan Darkfost mengemukakan bahwa pergerakan 'whales' ini sejalan dengan sinyal teknikal bullish, mengindikasikan bahwa tren kenaikan harga Ethereum kemungkinan besar akan terus berlanjut. Dengan adanya tekanan beli yang berkelanjutan dan berkurangnya pasokan, banyak pihak memproyeksikan bahwa Ethereum akan segera melampaui ambang batas psikologis $5.000.
Secara keseluruhan, meskipun volatilitas adalah ciri khas pasar kripto, tren dan indikator saat ini menunjukkan bahwa Ethereum berada di jalur yang tepat untuk mencapai valuasi yang lebih tinggi. Kombinasi dari pola teknis yang menguntungkan, arus keluar koin dari bursa, dan akumulasi oleh investor besar memberikan dasar yang kokoh untuk optimisme di kalangan pelaku pasar.
