
PT Bank Victoria Syariah (BVIS) secara resmi bertransformasi menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN) setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Perubahan nama ini tidak hanya menandai babak baru bagi entitas syariah tersebut, tetapi juga diiringi dengan penetapan jajaran direksi baru yang akan memimpin arah strategis ke depan. Transformasi ini merupakan bagian integral dari langkah spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN atau yang dikenal sebagai BTN Syariah, yang kini akan beroperasi sebagai bank umum syariah (BUS) yang independen dengan memanfaatkan struktur BVIS.
Bank Syariah Nasional (BSN) bercita-cita menjadi garda terdepan dalam industri perbankan syariah di Indonesia. Dengan fondasi finansial dan moral yang kokoh, BSN berambisi untuk menyediakan layanan perbankan syariah yang adaptif dan inovatif, khususnya melalui solusi digital. Visi utama BSN adalah menjadi lembaga keuangan yang tidak hanya tepercaya, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemegang saham, nasabah, hingga bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Transformasi dan Identitas Baru Bank Syariah Nasional
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Victoria Syariah (BVIS) telah mengesahkan langkah penting, yaitu perubahan nama perseroan menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN) sekaligus mengukuhkan susunan direksi baru yang akan memimpin arah transformasi perusahaan. Keputusan ini menandai dimulainya era baru bagi bank tersebut, seiring dengan upayanya untuk memperkuat posisi di sektor keuangan syariah Indonesia. Proses ini juga merupakan kelanjutan dari spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN, atau BTN Syariah, yang akan berintegrasi dengan BVIS untuk membentuk entitas bank umum syariah (BUS) yang lebih besar dan mandiri.
Perubahan nama dan jajaran pengurus baru ini mencerminkan komitmen BSN untuk membangun identitas yang lebih kuat dan meneguhkan posisinya sebagai bank syariah yang inovatif dan terpercaya. Dody Agoeng, Corporate Secretary Bank Syariah Nasional, menegaskan bahwa transformasi ini akan menjadikan BSN sebagai bank syariah yang lebih kokoh, inklusif, dan visioner, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat luas. Dengan didukung oleh direksi yang kompeten, BSN siap menghadirkan layanan digital modern yang sesuai dengan prinsip syariah, memastikan relevansi dan daya saing di tengah perkembangan industri keuangan yang pesat. Ini adalah langkah strategis untuk menjadi salah satu pemain kunci dalam ekosistem perbankan syariah nasional, melayani keluarga Indonesia dengan dedikasi penuh dan nilai-nilai keislaman.
Visi dan Kepemimpinan Baru untuk Masa Depan Syariah
Dengan disahkannya nama baru dan susunan direksi yang telah diperbarui, Bank Syariah Nasional (BSN) bertekad untuk mewujudkan visinya sebagai bank syariah yang tidak hanya kuat secara finansial tetapi juga berpegang teguh pada prinsip-prinsip moral. Tujuan utamanya adalah menyediakan layanan keuangan syariah yang modern dan berorientasi digital, memenuhi kebutuhan nasabah di era digital ini. Pembentukan jajaran direksi baru ini, yang meliputi Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, Direktur Keuangan, Strategi & Treasury, Direktur Perbankan Konsumen, Direktur Sumber Daya Manusia & Kepatuhan, Direktur Manajemen Risiko, serta Direktur Jaringan & Pendanaan Ritel, merupakan langkah krusial untuk mencapai ambisi tersebut.
Jajaran pengurus baru, yang terdiri dari Alex Sofjan Noor sebagai Direktur Utama, Arga M. Nugraha sebagai Wakil Direktur Utama, Abdul Firman sebagai Direktur Keuangan, Strategi & Treasury, Mochamad Yut Penta sebagai Direktur Perbankan Konsumen, Anton Rijanto sebagai Direktur Sumber Daya Manusia & Kepatuhan, Beki Kanuwa sebagai Direktur Manajemen Risiko, dan Ari Kurniaman sebagai Direktur Jaringan & Pendanaan Ritel, siap memimpin BSN menuju masa depan yang lebih cerah. Meskipun penunjukan ini telah disetujui dalam RUPSLB, keefektifan mereka akan bergantung pada persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Uji Kemampuan dan Kepatutan. BSN berkomitmen untuk menjadi sahabat tepercaya bagi keluarga Indonesia, tumbuh bersama masyarakat, dan senantiasa memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, nasabah, serta bangsa dan negara.
