Prabowo Subianto Beri Penghargaan kepada Tokoh Nasional, Termasuk Haji Isam

Dalam sebuah seremoni yang penuh makna di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan khusus kepada sejumlah figur yang telah memberikan dedikasi luar biasa bagi kemajuan bangsa. Di antara para penerima penghargaan bergengsi ini, terdapat nama-nama besar seperti Andi Syamsuddin Arsyad, yang lebih dikenal sebagai Haji Isam, pemilik Jhonlin Group, serta Hashim Djojohadikusumo, pendiri Arsari Group. Pemberian tanda jasa dan tanda kehormatan ini merupakan bagian integral dari perayaan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah momen yang menegaskan pentingnya pengakuan terhadap kontribusi individu dalam membangun fondasi negara.

Acara penganugerahan ini dilangsungkan dalam suasana khidmat di Istana Negara, menyusul pelantikan beberapa pejabat tinggi negara, termasuk kepala badan baru, Wakil Ketua Mahkamah Agung, dan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh. Para penerima penghargaan, yang berjumlah sekitar 140 orang, datang dari berbagai latar belakang, mulai dari militer, akademisi, menteri dan wakil menteri, hingga tokoh masyarakat yang memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang. Mereka semua hadir mengenakan setelan jas hitam, menunjukkan keseriusan dan rasa hormat terhadap peristiwa bersejarah ini.

Prosesi dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan proklamator yang telah berkorban demi kemerdekaan. Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal TNI Kosasih, membacakan keputusan presiden yang secara resmi menganugerahkan tanda kehormatan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa luar biasa yang telah diberikan oleh para tokoh tersebut, sesuai dengan ketentuan dan syarat khusus yang diatur dalam undang-undang.

Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada seluruh penerima. Beliau menekankan bahwa pengabdian mereka akan terus menjadi warisan berharga bagi generasi penerus. Di antara para tokoh yang mendapatkan penghargaan, terlihat pula Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Sejumlah menteri dan wakil menteri juga turut menerima penghargaan, termasuk Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran berbagai tokoh ini mencerminkan luasnya cakupan pengabdian yang diakui oleh negara.

Penganugerahan tanda kehormatan ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan atas pencapaian masa lalu, tetapi juga berfungsi sebagai inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus berinovasi dan berkontribusi demi kemajuan Indonesia. Semangat yang terpancar dari acara ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak individu untuk mengabdikan diri pada cita-cita luhur bangsa, memastikan bahwa jasa-jasa para pendahulu akan selalu dikenang dan menjadi contoh bagi masa depan yang lebih gemilang.