Pengumuman Penting: Penutupan Sementara Butik Emas Antam

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) telah menyampaikan pengumuman penting terkait operasional butik emas Logam Mulia. Mulai tanggal 1 hingga 2 September 2025, butik tersebut akan menghentikan sementara layanannya. Keputusan ini juga berimbas pada layanan pengiriman dan pencetakan fisik BRANKAS. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh pihak yang terlibat. Meskipun demikian, para pelanggan tetap memiliki opsi untuk bertransaksi melalui sejumlah saluran daring yang telah disediakan, memastikan kelangsungan aktivitas jual beli emas.

Pemberitahuan mengenai penutupan sementara ini disampaikan langsung melalui akun resmi Instagram Antam, @antamlogammulia, pada hari Minggu, 31 Agustus 2025. Dalam pengumuman tersebut, dijelaskan bahwa penutupan tidak hanya terbatas pada butik fisik, tetapi juga mencakup fasilitas cetak fisik BRANKAS dan layanan pengiriman yang biasa disediakan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan transaksi yang lebih aman dan terjamin bagi para konsumen.

Untuk mengantisipasi dampak dari penutupan fisik, Antam memastikan bahwa transaksi jual beli emas masih bisa diakses melalui beberapa platform digital. Di antaranya adalah BRANKAS, yang memungkinkan transaksi buyback hingga pukul 14:30 WIB, serta melalui berbagai marketplace resmi yang bekerja sama dengan Antam. Selain itu, layanan Livin by Mandiri dan situs web resmi logammulia.com juga tetap beroperasi untuk memfasilitasi kebutuhan investasi emas masyarakat.

Dalam konteks pergerakan harga, berdasarkan analisis CNBC Indonesia, harga emas yang diproduksi oleh Antam menunjukkan stabilitas. Pada hari yang sama dengan pengumuman tersebut, yakni Minggu, 31 Agustus 2024, harga emas di butik LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta tercatat Rp 1.980.000 per gram, tidak mengalami perubahan dari hari sebelumnya. Demikian pula, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam tetap stabil di angka Rp 1.827.000 per gram. Perlu dicatat, harga emas Antam Logam Mulia sempat mencapai puncaknya pada 24 April 2025, menyentuh rekor Rp 2.039.000 per gram.

Penutupan sementara butik emas Antam pada awal September 2025 ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kualitas layanan dan keamanan transaksi. Meskipun ada jeda dalam operasional fisik, ketersediaan platform digital memastikan bahwa aktivitas investasi emas tetap dapat berjalan lancar, memberikan fleksibilitas bagi para investor di tengah dinamika pasar.