Investor Asing Banjiri Saham Indonesia Rp731,6 Miliar: BBRI dan COIN Unggul

Laporan ini mengulas fenomena peningkatan investasi asing di pasar saham Indonesia, menyoroti peran Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Indokripto Koin Semesta (COIN) sebagai saham pilihan utama. Artikel ini menganalisis faktor-faktor pendorong di balik tren positif ini, termasuk pengaruh kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), terhadap dinamika pasar global dan domestik.

Terus Melambung, Investor Global Berbondong-bondong Menuju Pasar Saham Indonesia!

Kinerja Impresif IHSG: Dorongan Kenaikan Pasar Saham Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan dengan capaian positif. Pada penutupan perdagangan Senin, 25 Agustus 2025, IHSG melonjak signifikan sebesar 0,87% atau setara dengan 68 poin, mencapai level 7.926,91. Kenaikan ini didukung oleh berbagai faktor pendorong, di antaranya adalah saham-saham perbankan yang menunjukkan performa kuat.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebagai Lokomotif IHSG

Salah satu kontributor utama penguatan IHSG adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Saham BBRI mengalami kenaikan sebesar 2,68%, menembus level Rp 4.210 per saham. Kinerja impresif BBRI ini memberikan sumbangan sebesar 18 poin terhadap pergerakan indeks, menjadikannya salah satu motor penggerak utama pasar.

Sinyal Kebijakan The Fed dan Dampaknya pada Pasar Global

Kenaikan IHSG tidak lepas dari sinyal positif yang datang dari bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed). Pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, yang mengindikasikan kemungkinan pemangkasan suku bunga, memberikan angin segar bagi pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Kebijakan moneter The Fed seringkali menjadi barometer bagi investor dalam menentukan arah investasi mereka di berbagai negara.

Arus Modal Asing yang Deras: Kepercayaan Investor Global terhadap Indonesia

Sejalan dengan optimisme pasar, investor asing menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap prospek ekonomi Indonesia. Pada perdagangan kemarin, aliran modal asing masuk (net foreign buy) mencapai angka fantastis, yaitu Rp 731,6 miliar. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik bagi para pelaku pasar internasional.

Saham-saham Primadona Pilihan Investor Asing

Dalam daftar saham yang paling banyak diborong oleh investor asing, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp 474,7 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) dengan pembelian bersih sebesar Rp 332,5 miliar. Selain itu, beberapa saham lain yang juga menjadi incaran utama investor asing meliputi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Di antara saham-saham lainnya yang menarik perhatian adalah PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), yang menunjukkan potensi pertumbuhan di sektor teknologi digital.