
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sedang bersiap untuk menerbitkan surat utang yang dikenal sebagai Patriot Bond. Obligasi khusus ini, yang dirancang untuk menarik kalangan konglomerat di Indonesia, memerlukan pertimbangan cermat terhadap beberapa aspek krusial, terutama yang berkaitan dengan kepercayaan pasar dan dukungan terhadap sektor riil. Keberlanjutan dan stabilitas instrumen keuangan ini sangat bergantung pada fondasi ekonomi yang kuat dan keyakinan investor, terutama dalam kondisi pasar yang fluktuatif.
Muhammad Rizal Taufikurrahman, Kepala Departemen Makroekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), menggarisbawahi pentingnya menjaga kepercayaan pasar terhadap Patriot Bond. Menurutnya, dalam lingkungan pasar yang dinamis dan sangat kompetitif, Danantara harus memastikan bahwa kepercayaan investor tidak hanya terbentuk, tetapi juga dapat dipertahankan secara berkelanjutan. \"Karena jika keberlanjutan pasarnya tidak teruji, hal itu bisa memengaruhi produktivitas Danantara itu sendiri. Karena berbicara tentang obligasi itu adalah tentang kepercayaan, kepercayaan dari pasar,\" jelas Rizal kepada CNBC Indonesia pada Kamis (28/8/2025).
Selain faktor kepercayaan, Rizal juga menekankan perlunya Danantara untuk memfokuskan investasinya pada penguatan sektor riil. Sebagai agen pembangunan, Danantara memiliki peran krusial dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Rizal berpendapat bahwa instrumen keuangan seperti Patriot Bond akan menjadi lebih stabil dan bernilai jika didukung oleh sektor riil yang tangguh dan produktif. Pertumbuhan yang kuat di sektor ini akan memberikan fondasi yang sehat bagi keberhasilan obligasi ini.
Sebelumnya, Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, telah mengungkapkan bahwa Patriot Bond adalah instrumen pembiayaan strategis yang umum digunakan di berbagai negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat untuk memperkuat kemandirian finansial nasional. Ia menjelaskan bahwa prinsip dasar dari Patriot Bond adalah partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama. Skema ini memungkinkan kelompok usaha nasional untuk turut berkontribusi pada agenda pembangunan jangka panjang, sembari menjamin keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Patriot Bond, negara mendapatkan sumber pendanaan jangka menengah hingga panjang yang stabil, sedangkan para pelaku usaha memperoleh akses ke instrumen investasi yang aman dan memberikan manfaat signifikan bagi perekonomian nasional. Dengan demikian, suksesnya Patriot Bond tidak hanya akan mendukung proyek-proyek strategis pemerintah, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi secara keseluruhan, menciptakan sinergi antara investasi keuangan dan pengembangan sektor riil.
Secara keseluruhan, peluncuran Patriot Bond oleh Danantara merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembiayaan nasional, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kemampuan untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan pasar, serta memberikan dukungan konkret terhadap sektor riil. Investasi yang bijaksana dan didukung oleh fondasi ekonomi yang solid akan memastikan instrumen ini tidak hanya menjadi alat pembiayaan, tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
