
Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi salah satu daya tarik utama di LPS Financial Festival 2025 yang sedang berlangsung meriah di Kota Medan. Festival ini, yang diselenggarakan di Regale International Convention Center, tidak hanya berfokus pada peningkatan literasi keuangan melalui sesi edukasi, tetapi juga menawarkan beragam aktivitas interaktif serta hadiah menarik di berbagai stan.
Salah satu stan yang paling diminati adalah milik BNI. Pengunjung yang ingin mendapatkan merchandise eksklusif berupa botol minum terbaru dari BNI hanya perlu membuka rekening tabungan dengan setoran awal minimal Rp 1.000.000. Proses pembukaan rekening pun dipermudah, dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi \"wondr by BNI\". Lebih jauh, dengan menyetorkan Rp 5.000.000, nasabah otomatis mendapatkan 5 kupon undian dalam program \"Rejeki wondr BNI\" yang berlangsung dari April 2025 hingga 31 Januari 2026. Berbagai hadiah impian menanti, termasuk dua unit Mercedes Benz E 300, dua puluh unit All New Honda HR-V, empat belas unit Cherry J6, seratus tujuh puluh unit Honda Beat, dan tujuh ratus sembilan puluh unit smartphone, ditambah berbagai kejutan lainnya.
Festival LPS Financial 2025 di Medan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 20 hingga 21 Agustus 2025. Acara ini dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah figur penting di dunia ekonomi, seperti Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, serta Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, dan Tokoh Nasional Muhammad Nuh. Selain itu, sesi kelas edukasi akan menampilkan pembicara inspiratif seperti Herjunot Ali yang akan membahas \"Atur Duit Agar Cepat Cuan\", Raline Shah dengan tema \"Beauty in Budgeting\", dan Michael Yeoh yang akan berbagi \"Jurus Cuan Maksimal dan Level Up Keuanganmu\".
Acara seperti LPS Financial Festival dengan partisipasi aktif dari lembaga keuangan seperti BNI menunjukkan komitmen terhadap peningkatan pemahaman masyarakat akan pentingnya pengelolaan finansial. Dengan kombinasi edukasi, kemudahan akses layanan perbankan, dan insentif menarik, masyarakat didorong untuk lebih proaktif dalam merencanakan masa depan keuangan mereka. Ini adalah langkah positif yang tidak hanya memberikan keuntungan materiil bagi individu tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan kemajuan ekonomi secara keseluruhan.
