



Optimisme tinggi menyelimuti sektor properti Indonesia, didorong oleh berbagai kebijakan pro-pasar dari pemerintah dan otoritas moneter. Presiden Direktur PT Sentul City Tbk (BKSL), Hirmansyah Sambudy Thaib, menyatakan keyakinannya bahwa langkah-langkah seperti penurunan suku bunga acuan, inisiatif 3 juta rumah, dan perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) akan menjadi pendorong signifikan bagi peningkatan penjualan di industri ini.
Dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah, BKSL mengambil langkah strategis dengan memperkuat kemitraan bersama berbagai pengembang terkemuka. Selain itu, perusahaan juga beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan menargetkan segmen pasar Milenial dan Gen Z yang semakin dominan. BKSL berkomitmen untuk menciptakan kawasan mandiri modern yang tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian tetapi juga menyediakan fasilitas lengkap dan infrastruktur yang terintegrasi, mencakup layanan pendidikan dan kesehatan, serta mengedepankan prinsip keberlanjutan. Konsep 'buy Town' menjadi andalan dalam mewujudkan visi kota mandiri yang sinergis dengan program-program pemerintah.
Pendekatan proaktif dan adaptif yang diterapkan oleh BKSL dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor properti menunjukkan komitmen untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan fokus pada inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi, perusahaan ini tidak hanya bertujuan meraih kesuksesan bisnis, tetapi juga menciptakan lingkungan hunian yang modern, nyaman, dan berdaya saing bagi generasi masa kini dan mendatang. Ini adalah bukti bahwa semangat positif dan dedikasi terhadap kemajuan dapat membuka jalan bagi pertumbuhan yang signifikan, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
