
Situasi politik di Amerika Serikat kembali memanas dengan pernyataan keras dari mantan Presiden Donald Trump. Ia secara terbuka mengancam akan memberhentikan Gubernur Federal Reserve, Lisa Cook, apabila wanita tersebut menolak untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Tindakan ini merupakan kelanjutan dari kritik Trump terhadap Cook, yang ia anggap \"berkinerja buruk\" dan bukan bagian dari \"timnya\", mengingat Cook diangkat oleh pemerintahan mantan Presiden Joe Biden.
Tekanan terhadap Cook semakin meningkat setelah Direktur Badan Keuangan Perumahan Federal, Bill Pulte, menuduhnya melakukan penipuan hipotek. Tuduhan ini, yang telah dirujuk ke Departemen Kehakiman untuk penyelidikan, berpusat pada klaim bahwa Cook secara bersamaan mendeklarasikan dua properti berbeda sebagai tempat tinggal utamanya. Pulte, yang dikenal sebagai pendukung agresif seruan Trump untuk menurunkan suku bunga, telah secara konsisten melancarkan serangan terhadap Cook di media sosial. Meskipun kepala bank sentral, Jerome Powell, tidak memiliki wewenang hukum untuk memberhentikan gubernur, desakan dari sekutu Trump agar Cook dicopot terus berlanjut. Ancaman Trump ini berpotensi memberikan kesempatan baginya untuk merombak dewan gubernur bank sentral, sehingga memungkinkan mayoritas anggota dewan memiliki pandangan yang sejalan dengan kebijakannya di masa mendatang.
Menanggapi tuduhan tersebut, Cook menegaskan bahwa dirinya tidak akan terintimidasi dan tetap pada posisinya. Ia menyatakan komitmennya untuk menanggapi setiap pertanyaan sah mengenai catatan keuangannya dengan serius dan memberikan fakta yang akurat. Senator Elizabeth Warren, dari Partai Demokrat, mengomentari tindakan Trump ini sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari kegagalannya dalam mengatasi masalah ekonomi rakyat Amerika.
Peristiwa ini menyoroti bagaimana independensi lembaga keuangan dapat menjadi sasaran politisasi, di mana kepentingan politik dapat mencoba mengintervensi kebijakan moneter. Penting bagi setiap individu, terutama mereka yang memegang posisi strategis, untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, serta berdiri teguh melawan tekanan yang tidak berdasar. Transparansi dan akuntabilitas adalah pilar utama yang harus selalu dijaga demi keadilan dan kepercayaan publik.
