
Kanker, salah satu penyakit paling mematikan secara global, memiliki banyak pemicu, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup dan pilihan makanan. Berbagai penelitian telah menyoroti peran makanan tertentu dalam meningkatkan risiko kanker, terutama yang mengandung senyawa akrilamida.
Detail Berita
Pada sebuah artikel yang diterbitkan oleh CNBC Indonesia pada tanggal 14 Juli 2025, pukul 08:30 WIB, Linda Hasibuan menyoroti daftar lima makanan umum yang mengandung akrilamida, senyawa yang terbentuk selama proses pemasakan suhu tinggi seperti menggoreng, memanggang, dan membakar. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), akrilamida adalah karsinogen potensial yang dapat meningkatkan risiko kanker.
Berikut adalah beberapa makanan yang memiliki potensi tinggi untuk memicu pertumbuhan sel kanker karena kandungan akrilamidanya:
- Keripik dan Kentang Goreng: Makanan olahan kentang seperti keripik dan kentang goreng adalah salah satu sumber akrilamida terbesar. Senyawa ini terbentuk ketika gula alami dalam kentang bereaksi dengan asam amino pada suhu tinggi. Semakin lama dan gelap proses penggorengan atau pemanggangan, semakin tinggi kandungan akrilamida di dalamnya. Untuk mengurangi risiko, disarankan merebus atau menggunakan penggorengan udara, serta menghindari proses pemasakan yang berlebihan.
- Biskuit dan Kue Kering Kemasan: Produk-produk panggang ini seringkali diproses pada suhu tinggi dan tidak hanya mengandung akrilamida, tetapi juga pengawet tambahan dan gula rafinasi. Jika ingin ngemil, pilihlah versi yang dipanggang sebentar atau buat sendiri dengan tepung gandum utuh dan sedikit gula.
- Roti Panggang dan Roti Kecokelatan: Warna cokelat gelap pada roti panggang mengindikasikan adanya akrilamida yang lebih tinggi. Proses pemanggangan yang lebih ringan dapat secara signifikan menurunkan pembentukan senyawa ini. Roti gandum utuh atau multigrain yang dipanggang dengan lembut bisa menjadi alternatif yang lebih sehat.
- Kopi: Akrilamida juga terbentuk selama proses pemanggangan biji kopi. Kopi sangrai ringan hingga sedang cenderung memiliki kadar akrilamida yang lebih rendah dibandingkan kopi sangrai gelap.
- Sereal Sarapan Kemasan: Sereal seperti corn flakes dan wheat crisp, yang dipanggang atau disangrai pada suhu tinggi, dapat menghasilkan akrilamida dalam jumlah signifikan, terutama pada varian yang kaya gula dan berwarna kecokelatan. Mengganti sereal kemasan dengan biji-bijian yang dimasak secara tradisional seperti oat, poha, atau daliya adalah pilihan yang lebih aman dan cerdas.
Penting bagi setiap individu untuk lebih selektif dalam memilih asupan makanan sehari-hari. Mengurangi konsumsi makanan yang dimasak pada suhu tinggi dapat menjadi langkah proaktif dalam meminimalkan paparan akrilamida dan, pada akhirnya, mengurangi risiko perkembangan sel kanker.
