
Integrasi sistem pembayaran digital antarnegara semakin menguat dengan rencana implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Tiongkok. Inisiatif ini akan mempermudah transaksi bagi warga Indonesia yang bepergian atau berbisnis di Tiongkok, dan sebaliknya. Kehadiran QRIS di Tiongkok diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan ekonomi digital antara kedua negara, membuka babak baru dalam kemudahan bertransaksi lintas batas.
Langkah strategis ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperluas jangkauan sistem pembayaran digitalnya secara global, membangun konektivitas yang lebih kuat dengan mitra-mitra internasional. Transformasi ini tidak hanya sebatas kemudahan bagi individu, tetapi juga berpotensi memberikan dampak signifikan pada sektor pariwisata dan perdagangan bilateral, mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Ekspansi Global QRIS dan Konektivitas Lintas Negara
Bank Indonesia (BI) dan Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) tengah mempersiapkan peluncuran interkoneksi pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang dijadwalkan akan beroperasi penuh pada akhir tahun 2025. Proses uji coba untuk integrasi ini telah dimulai sejak pertengahan Agustus 2025, melibatkan berbagai pemangku kepentingan utama dalam ekosistem pembayaran digital, termasuk Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), UnionPay International (UPI), serta beberapa penyelenggara jasa sistem pembayaran terkemuka. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BI untuk memperluas cakupan QRIS di kancah internasional, setelah sukses diimplementasikan di negara-negara seperti Jepang, Thailand, Malaysia, dan Singapura, membuktikan efektivitas dan keamanan sistem ini dalam transaksi lintas batas.
Kolaborasi antara Bank Indonesia dan Bank Rakyat Tiongkok ini akan menghadirkan kapabilitas pembayaran dua arah. Artinya, masyarakat Indonesia akan dapat menggunakan QRIS untuk melakukan transaksi pembayaran di Tiongkok, dan sebaliknya, warga Tiongkok juga akan dapat memanfaatkan sistem serupa saat berada di Indonesia. Fungsi 'inbound' dan 'outbound' ini akan difasilitasi melalui koneksi langsung dengan sistem 'switching' yang memungkinkan pertukaran data transaksi secara efisien dan aman. Integrasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan volume transaksi perdagangan dan pariwisata antara kedua negara, sekaligus memberikan pengalaman pembayaran yang lebih praktis dan efisien bagi para pengguna. Hal ini juga sejalan dengan tren global menuju digitalisasi pembayaran yang semakin pesat, di mana interkonektivitas menjadi kunci untuk mendukung mobilitas ekonomi lintas negara.
Dampak dan Manfaat Implementasi QRIS di Tiongkok
Penerapan QRIS di Tiongkok, yang merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia, akan membawa sejumlah manfaat strategis yang signifikan. Bagi konsumen, kemudahan bertransaksi tanpa perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar atau menukarkan mata uang akan sangat meningkatkan kenyamanan. Ini juga akan mendukung sektor pariwisata Indonesia, karena wisatawan Tiongkok akan memiliki opsi pembayaran yang familiar dan efisien saat berkunjung, berpotensi meningkatkan pengeluaran mereka. Selain itu, inisiatif ini juga menguntungkan pelaku usaha di kedua negara, karena akan mempermudah penerimaan pembayaran dari turis dan pengunjung, serta berpotensi membuka peluang baru untuk kolaborasi bisnis lintas batas. Keamanan transaksi juga menjadi fokus utama, dengan sistem QRIS yang dirancang untuk meminimalkan risiko penipuan dan kesalahan, sehingga memberikan ketenangan bagi semua pihak yang terlibat.
Integrasi QRIS dengan Tiongkok juga merupakan cerminan dari komitmen Indonesia dalam memperkuat inklusi keuangan dan ekonomi digital. Dengan menyediakan opsi pembayaran yang mudah diakses dan digunakan, Bank Indonesia berkontribusi pada penciptaan ekosistem keuangan yang lebih modern dan terhubung secara global. Pengalaman dari implementasi QRIS di negara-negara tetangga seperti Jepang, Thailand, Malaysia, dan Singapura menunjukkan bahwa sistem ini mampu beradaptasi dengan baik di berbagai lingkungan bisnis dan budaya. Keberhasilan di pasar-pasar ini memberikan keyakinan bahwa QRIS akan mampu berfungsi secara optimal di Tiongkok, mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang lebih kuat dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam inovasi pembayaran di kawasan Asia.
