Strategi BTN Mendongkrak Dana Nasabah Kelas Atas dan Target AUM Rp24 Triliun

Bank BTN (BBTN) bertekad kuat untuk memperluas jangkauan pendanaan mereka dengan merambah ke segmen pasar yang lebih premium. Untuk mencapai tujuan ini, BTN akan memperkenalkan dua layanan baru: \"Priority Banking\" yang menargetkan nasabah dengan saldo minimal Rp500 juta, dan \"Private Banking\" untuk mereka yang memiliki saldo minimal Rp15 miliar, keduanya dijadwalkan meluncur pada bulan September. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendorong peningkatan signifikan dalam pengelolaan aset, dengan target ambisius mencapai Rp24 triliun pada akhir tahun ini, mengingat posisi AUM BTN saat ini telah mencapai Rp23 triliun.

Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menjelaskan bahwa diversifikasi produk investasi menjadi kunci dalam menarik nasabah berkapital tinggi. BTN telah menyediakan beragam pilihan investasi melalui sepuluh manajer investasi, termasuk instrumen pasar uang, pendapatan tetap, dan reksa dana campuran. Selain itu, penjualan obligasi juga digencarkan, diiringi kemitraan bancassurance dengan IFG. BTN memiliki keunggulan dalam segmentasi nasabah yang komprehensif, mulai dari layanan \"Prospera\" untuk dana di atas Rp100 juta, hingga \"Prima\" untuk dana antara Rp10 juta sampai di bawah Rp100 juta, memastikan setiap nasabah mendapatkan layanan yang disesuaikan.

Pendekatan BTN dalam mengelola nasabah berkapital besar didasarkan pada pembangunan hubungan yang erat, kelengkapan produk, dan kualitas layanan yang adil, dilengkapi dengan program loyalitas menarik. Untuk menarik nasabah baru dari kalangan elit, BTN aktif menjangkau komunitas dan asosiasi yang beranggotakan individu-individu berpenghasilan tinggi. Bank ini juga berfokus pada \"naik kelas\" nasabah eksisting ke kategori prioritas atau private melalui penyediaan perencanaan keuangan yang personal, membantu mereka mengelola aset dengan lebih efektif.

Inisiatif Bank BTN untuk mendiversifikasi layanan dan menargetkan segmen nasabah kaya menunjukkan komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan inovasi di industri perbankan. Pendekatan proaktif ini tidak hanya memperkuat posisi finansial bank tetapi juga mencerminkan upaya dalam memenuhi kebutuhan finansial masyarakat yang semakin kompleks. Dengan fokus pada hubungan, kelengkapan produk, dan program loyalitas, BTN membuktikan bahwa integritas dan pelayanan prima adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan kemakmuran bersama.