




Situasi pasar modal Indonesia pada paruh kedua tahun 2025 menunjukkan potensi pertumbuhan yang menarik, khususnya dalam instrumen reksa dana. Prediksi ini didasarkan pada perkiraan pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed). Meskipun dinamika politik domestik sempat memicu volatilitas, para pakar keuangan melihat peluang besar bagi investor untuk meraup keuntungan, terutama dari sektor reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap.
Strategi Investasi Menguntungkan di Tengah Dinamika Pasar
Pada Jumat, 29 Agustus 2025, di studio CNBC Indonesia dalam program 'Squawk Box', Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich, memaparkan analisis mendalamnya mengenai prospek investasi. Menurut Farash, indikasi pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed menjadi angin segar yang berpotensi mendorong arus modal asing masuk ke pasar keuangan Indonesia. Sentimen positif ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik instrumen investasi di Tanah Air.
Meskipun demikian, Farash juga menyoroti pentingnya mencermati perkembangan kondisi ekonomi dan stabilitas dalam negeri. Ia mengakui bahwa aksi unjuk rasa atau gejolak sosial dapat menimbulkan tekanan sesaat pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun, ia optimistis bahwa dampak negatif dari peristiwa semacam itu hanya bersifat jangka pendek dan pasar akan segera pulih.
Lebih lanjut, BNI Asset Management melihat prospek cerah bagi aliran investasi yang substantial ke produk Reksa Dana Pasar Uang dan Reksa Dana Pendapatan Tetap. Keyakinan ini didasari oleh potensi capital gain yang masih tinggi dari surat utang yang menjadi basis instrumen reksa dana tersebut. Dengan demikian, investor memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan portofolio mereka melalui diversifikasi ke dalam jenis reksa dana ini.
Diskusi yang dipandu oleh Shinta Zahara ini memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana para manajer investasi merumuskan strategi untuk menghadapi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang di pasar yang terus bergerak. Bagi investor, memahami arah kebijakan moneter global dan kondisi domestik merupakan fondasi penting untuk mengambil keputusan investasi yang tepat guna mencapai tujuan keuangan mereka hingga akhir tahun ini.
Sebagai seorang pembaca, informasi ini sangat mencerahkan dan memberikan panduan praktis bagi siapa pun yang ingin mengelola asetnya secara cerdas. Di tengah ketidakpastian global dan domestik, pandangan dari para ahli seperti Farash Farich menjadi sangat berharga. Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya riset mendalam dan pemilihan instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko. Dengan strategi yang terukur, kita dapat mengubah tantangan pasar menjadi peluang untuk meraih keuntungan yang optimal.
