Pergeseran Kepemilikan Saham: Pengendali WIRG Melepas Ratusan Juta Saham

PT Laut Biru Teknologi, yang sebelumnya merupakan pemegang saham utama PT Wir Asia Tbk. (WIRG) dengan porsi signifikan, mengumumkan pelepasan sejumlah besar kepemilikannya. Pada tanggal 21 Agustus 2025, perusahaan tersebut menjual sebanyak 437 juta lembar saham WIRG. Penjualan ini, dengan harga Rp 200 per saham pada saat transaksi, berhasil membukukan dana segar sebesar Rp 87,52 miliar bagi PT Laut Biru Teknologi. Akibat divestasi ini, porsi kepemilikan PT Laut Biru Teknologi di WIRG berkurang drastis menjadi 538.840.500 lembar saham, yang setara dengan 4,49% dari total saham perusahaan, turun dari kepemilikan sebelumnya yang mencapai 974.438.726 lembar.

Pergeseran ini mengkonfirmasi bahwa PT Laut Biru Teknologi secara resmi tidak lagi menyandang status sebagai pengendali perseroan sejak 7 Juli 2025. Hal ini diperkuat oleh surat pernyataan dari Tri Ramadi, salah satu pemegang saham utama PT Laut Biru Teknologi, yang secara eksplisit menghentikan statusnya sebagai pihak pengendali WIRG. Dengan perubahan ini, Tri Ramadi tidak lagi memiliki kemampuan atau kewenangan untuk menentukan arah dan kebijakan operasional perusahaan. Kendali atas WIRG kini beralih sepenuhnya kepada Daniel Surya Wirjatmo, Michel Budi Wirjatmo, dan Philip Cahyono, yang menjalankan kontrol melalui entitas PT WIR Global Kreatif. Ketiga individu ini telah lama bekerja sama sebagai pengendali dan mempertahankan posisi mereka setelah restrukturisasi kepemilikan.

Peristiwa ini menunjukkan dinamika pasar modal yang sehat, di mana perubahan kepemilikan saham dan kendali perusahaan adalah bagian integral dari evolusi bisnis. Divestasi saham dan transfer kendali yang transparan seperti ini memperkuat keyakinan investor terhadap integritas pasar dan memberikan kejelasan mengenai struktur kepemilikan dan manajemen. Ini adalah contoh positif bagaimana perusahaan dan pemegang saham dapat beradaptasi dengan perubahan strategis, memastikan keberlanjutan operasional serta akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan.