




Toko pop-up yang dinanti-nantikan dari artis kenamaan, Rosie, kini telah tiba di Jakarta, menghadirkan pengalaman mendalam bagi para penggemar. Acara ini menyuguhkan perpaduan unik antara musik, seni instalasi, dan desain yang terinspirasi dari album solonya, \"Number One Girl\". Para pengunjung dapat menikmati berbagai instalasi interaktif dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai koleksi barang eksklusif yang dirancang khusus untuk acara ini. Antusiasme yang luar biasa terlihat dari banyaknya penggemar yang berbondong-bondong datang sejak hari pertama pembukaan, menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat di pusat perbelanjaan.
Sejak pagi hari pembukaan Gandaria City Mall, lantai LG dipenuhi oleh puluhan penggemar Rosie, yang akrab disapa Rosie, membentuk antrean panjang untuk masuk ke toko pop-up bertema album solo \"Number One Girl\" miliknya. Banyak yang tampil dengan busana serba merah muda, membawa kamera, dan bahkan menyempatkan diri di tengah jam kerja untuk mengunjungi acara ini. Setelah sukses besar di berbagai kota global seperti Tokyo, Seoul, New York, Hong Kong, dan Kuala Lumpur, toko pop-up Rosie akhirnya hadir di Indonesia, berlangsung dari 30 Juli hingga 10 Agustus 2025. Acara ini tidak hanya menawarkan produk eksklusif, tetapi juga pengalaman interaktif yang memadukan elemen musik, instalasi seni, dan estetika unik Rosie.
Begitu melangkah masuk, pengunjung disuguhkan dengan atmosfer yang didominasi nuansa merah muda yang sangat feminin. Layar digital berukuran 36 inci menampilkan potongan video klip lagu-lagu populer Rosie seperti \"APT\", \"Toxic Till The End\", dan \"Dance All Night\", menciptakan pengalaman visual yang imersif. Instalasi ini lebih dari sekadar dekorasi; ia berfungsi sebagai narasi ruang, menghidupkan esensi album dan memfasilitasi momen reflektif melalui cermin-cermin besar yang tersebar di seluruh area toko.
Salah satu daya tarik utama adalah replika set band yang lengkap dengan gitar, bass, drum, sistem suara, dan stand mikrofon, mirip dengan yang terlihat di video klip \"APT\". Set ini didesain dengan warna merah muda bubblegum dan ditempatkan di depan kaca raksasa dengan stiker tegangan tinggi yang ikonik, mencerminkan era musik pop-rock khas Rosie. Di sudut lain, sebuah meja rias menampilkan foto-foto eksklusif sang idola, bersama dengan daftar lagu album yang ditampilkan dalam ukuran besar. Lagu-lagu seperti \"3AM\", \"Gameboy\", \"Not The Same\", dan \"Call It End\" menjadi bagian dari pengalaman yang mendalam ini.
Adel, seorang pengunjung berusia 27 tahun dari Bogor, mengungkapkan bahwa ia sengaja datang lebih awal karena khawatir dengan panjangnya antrean. Ia mengetahui acara ini dari Instagram dan datang khusus untuk membeli merchandise. \"Saya adalah penggemar Rosie sejak era BLACKPINK, jadi saya sangat senang acara seperti ini akhirnya diadakan di Jakarta,\" ujarnya kepada awak media sambil mengantre. Berbagai merchandise yang ditawarkan meliputi kartu foto eksklusif, set pin button, gantungan kunci, topi, kaus, casing ponsel, kaus kaki, hingga lilin berukir \"APT\". Harga merchandise bervariasi, mulai dari Rp300 ribuan untuk kartu foto hingga Rp1,29 juta untuk kaus T-shirt eksklusif Rosie. Sebuah rak penuh memamerkan kartu foto, tas jinjing, topi, dan bahkan kaus kaki dengan branding \"APT\".
Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk berfoto dan menikmati suasana. \"Saya hanya penasaran, karena BLACKPINK selalu tampil sangat estetik. Jika ada yang menarik di dalamnya, baru saya akan membeli,\" kata Ayu, 30 tahun, yang datang dari Depok untuk sekadar bersantai dan berfoto. Astri, 40 tahun, seorang penggemar dari Bandung, menggambarkan album \"Number One Girl\" sebagai versi Korea dari Avril Lavigne. \"Saya kira dulu Lisa yang akan seperti ini. Tapi ternyata Rosie lebih nge-pop sekarang, dan itu sangat cocok dengan karakternya,\" katanya.
Toko pop-up ini berfungsi sebagai platform interaksi langsung antara artis dan penggemar di era pasca-konser. Dengan estetika yang kuat, konsep interaktif, dan merchandise yang dipilih dengan cermat, Rosie berhasil menyampaikan semangat melankolis dan ekspresi diri yang relevan dengan para penggemarnya, terutama generasi muda yang tumbuh dengan musik K-pop dan narasi visual yang kuat.
Acara ini merupakan wujud nyata dari koneksi yang erat antara seorang seniman dan penggemar setianya, menawarkan lebih dari sekadar produk, tetapi juga sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Ini menjadi bukti bahwa musik dan seni dapat menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang, menciptakan komunitas yang kuat berdasarkan minat yang sama.
