Peluang Selalu Ada, Optimisme adalah Kunci: Pesan Chairul Tanjung di LPS Financial Festival

Dalam sebuah acara yang berkesan, Ketua CT Corp, Chairul Tanjung, menyampaikan wawasan inspiratifnya di hadapan ribuan audiens dalam ajang LPS Financial Festival 2025 di Medan. Pesan utamanya sangat jelas: terlepas dari kondisi yang sedang dihadapi, baik itu tantangan maupun kemudahan, kesempatan untuk meraih kemajuan senantiasa terbuka lebar. Beliau secara khusus menyoroti pentingnya sikap positif dan kemampuan untuk mengidentifikasi celah-celah prospektif di tengah dinamika perubahan yang ada, terutama di era digital ini. Dengan analogi sederhana namun mendalam, yaitu filosofi donat, ia mengajak setiap individu untuk bertindak dan menghasilkan sesuatu, sekecil apapun itu, daripada berdiam diri dalam keputusasaan.

Pada Rabu, 20 Agustus 2025, suasana di Regale International Convention Center, Medan, dipenuhi semangat saat Chairul Tanjung, figur terkemuka di balik CT Corp, memberikan pidato pembuka dalam gelaran LPS Financial Festival 2025. Acara ini dihadiri oleh ribuan siswa dan mahasiswa, yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk menyerap ilmu dan motivasi dari para tokoh. CT, panggilan akrab beliau, memberikan penekanan khusus kepada para peserta muda tentang esensi menemukan peluang dalam setiap fase kehidupan.

Beliau menjelaskan bahwa baik di masa-masa sulit maupun di saat kemudahan, selalu ada celah untuk berkembang. Kuncinya terletak pada bagaimana seseorang memandang dan merespons kondisi tersebut. Pergeseran paradigma yang dibawa oleh digitalisasi, misalnya, telah mengubah lanskap bisnis secara drastis, menyebabkan banyak toko fisik terdampak oleh maraknya penjualan daring. Namun, bagi CT, perubahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari munculnya berbagai kemungkinan baru yang membutuhkan cara pandang berbeda dalam menanganinya.

Untuk memperkuat pesannya, Chairul Tanjung mengilustrasikan dengan filosofi donat yang terkenal. Menurutnya, individu yang memiliki pandangan optimis akan selalu mendapatkan 'kue' atau bagian yang bermanfaat, meski hanya sedikit. Sebaliknya, mereka yang pesimis hanya akan melihat 'lubang' atau kekurangan, dan pada akhirnya tidak akan melakukan apa-apa sehingga tidak memperoleh hasil sama sekali. Oleh karena itu, ia mendorong hadirin untuk selalu 'berbuat sesuatu' (do something) dan aktif mencari peluang. Dalam pandangannya, kemampuan untuk melihat dan menangkap peluang inilah yang akan membedakan mereka yang sukses dari yang tidak.

Pada intinya, pesan dari Chairul Tanjung adalah ajakan untuk tidak menyerah pada keadaan, melainkan proaktif dalam menciptakan dan memanfaatkan setiap kesempatan. Dalam setiap kesulitan, ada benih-benih peluang yang menunggu untuk ditemukan. Dengan pola pikir yang optimis dan kesediaan untuk bertindak, setiap individu memiliki potensi untuk meraih keberhasilan, bahkan di tengah ketidakpastian dunia yang terus berubah.