
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai InJourney, telah menginisiasi program \"PartyWisata\" sepanjang periode liburan sekolah bulan Juni hingga Juli 2025. Program ini merupakan hasil sinergi dengan Infia Corp, sebuah kolaborasi strategis yang memadukan ekosistem pariwisata nasional dengan sentuhan kreatif karakter-karakter asli Indonesia seperti Tahilalats, Dudu, dan Funcican. Melalui kampanye ini, InJourney berambisi untuk mendukung perkembangan serta eksistensi kekayaan intelektual (IP) lokal, membawa tokoh-tokoh kreatif tanah air ke panggung yang lebih luas dan dikenal masyarakat.
Laporan Mendalam Program \"PartyWisata\"
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, pada hari Rabu (8/7/2025), menyatakan bahwa \"PartyWisata\" bersama Infia Corp akan membuka dimensi baru dalam merayakan liburan yang penuh keceriaan dan karakter. Inisiatif ini tidak hanya menetapkan standar baru dalam pengalaman wisata yang menyenangkan dan berkesan, tetapi juga secara aktif mendorong kemajuan industri IP lokal di Indonesia. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan suasana liburan yang tak terlupakan, khususnya bagi keluarga muda, anak-anak, dan generasi muda yang mendambakan petualangan seru.
Karakter-karakter kreatif dari hasil kolaborasi ini juga dihadirkan di berbagai bandara utama, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Jakarta, Yogyakarta International Airport (YIA), dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) di Bali. Di ketiga bandara besar ini, karakter-karakter tersebut menjadi daya tarik baru di terminal, berfungsi sebagai latar belakang menarik untuk berfoto atau sebagai titik pertemuan yang ikonik. Selain itu, elemen desain dari Cican dan Dudu juga dapat ditemui pada layanan InJourney Aviation Services, seperti layanan \"It's a Wrap\" yang menawarkan solusi layanan bagasi.
Destinasi unggulan InJourney di berbagai kota dan kawasan wisata juga turut dimeriahkan oleh kehadiran karakter-karakter IP lokal ini. Di kawasan Candi Prambanan yang megah, sebuah panggung bertajuk 'Seneng Sareng-Sareng' didirikan sebagai titik fokus, dilengkapi dengan berbagai standee karakter Infia. Pengunjung, terutama anak-anak, memiliki kesempatan untuk mengikuti beragam lokakarya edukatif, seperti lokakarya pensil kreasi dan kerajinan tangan. Konsep serupa juga diterapkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), kawasan Nusa Dua yang dikelola oleh ITDC, dan Sarinah, di mana titik-titik fokus dengan karakter-karakter tersebut dipasang untuk meningkatkan daya tarik.
InJourney tidak hanya berhenti pada penempatan fisik, tetapi juga mengaktifkan konten visual karakter di berbagai titik perjalanan, menciptakan pengalaman yang konsisten dan menarik. Lebih dari itu, InJourney berkomitmen menyajikan serangkaian pengalaman interaktif yang tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif bagi semua pengunjung. Maya Watono menekankan bahwa industri kreatif merupakan komponen integral dari industri pariwisata Indonesia. Sinergi antara InJourney dan IP lokal ini menjadi fondasi yang kokoh, saling memperkuat ekosistem pariwisata dan industri kreatif, serta menghasilkan nilai tambah yang signifikan bagi kedua sektor.
Kerja sama antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif telah membuktikan diri sebagai simbiosis mutualisme yang membawa dampak positif. Oleh karena itu, InJourney akan terus mempererat sinergi dengan industri kreatif, dengan harapan bahwa semakin banyak nilai tambah yang dapat dihasilkan dan dinikmati oleh kedua belah pihak.
Sebagai seorang pengamat, saya melihat inisiatif InJourney dan Infia Corp ini sebagai langkah progresif yang patut dicontoh. Dalam era digital ini, kolaborasi antara sektor pariwisata dan industri kreatif, khususnya dengan karakter lokal, tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan tetapi juga membuka peluang besar bagi promosi budaya dan ekonomi kreatif Indonesia. Ini adalah bukti bahwa pariwisata bukan hanya tentang destinasi fisik, melainkan juga tentang cerita, karakter, dan pengalaman emosional yang bisa dihadirkan. Semoga kolaborasi semacam ini terus berkembang, menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata yang tidak hanya indah secara alamiah tetapi juga kaya akan inovasi dan kreativitas lokal.
