Direktur Utama TBS Energi (TOBA) Tingkatkan Kepemilikan Saham

Manajemen PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) baru-baru ini mengumumkan peningkatan signifikan dalam kepemilikan saham oleh salah satu eksekutif puncaknya. Kabar ini menyoroti komitmen internal terhadap prospek perusahaan, meskipun pasar menunjukkan dinamika harga yang berbeda. Transaksi ini menggambarkan kepercayaan yang kuat dari pimpinan perusahaan terhadap nilai dan potensi pertumbuhan di masa depan, meskipun harga akuisisi lebih tinggi dari nilai pasar saat itu. Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada investor mengenai stabilitas dan arah perusahaan.

Pada tanggal 8 Agustus 2025, melalui keterbukaan informasi publik, terungkap bahwa Dicky Yordan, yang memegang posisi Direktur Utama di PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA), telah melakukan pembelian sejumlah besar saham perusahaannya. Dicky Yordan, seorang warga negara Singapura, menambah portofolio kepemilikannya di TOBA dengan mengakuisisi 335.000 lembar saham. Pembelian ini dieksekusi dengan harga rata-rata Rp1.135 per lembar saham. Total nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp380,22 juta.

Sebelum pembelian yang terjadi pada tanggal 31 Juli, kepemilikan Dicky Yordan di TBS Energi adalah sebanyak 125.651.321 lembar saham, yang setara dengan 1,521% dari total saham perusahaan. Setelah selesainya transaksi tersebut, jumlah saham yang dimilikinya melonjak menjadi 125.986.321 lembar, yang meningkatkan persentase kepemilikannya menjadi 1,525%. Dicky Yordan menyatakan bahwa tujuan utama dari pembelian saham ini adalah untuk investasi, yang mengindikasikan prospek jangka panjang yang dilihatnya pada perusahaan.

Menariknya, pada tanggal yang sama dengan transaksi tersebut, yaitu 31 Juli 2025, Stockbit mencatat bahwa harga penutupan saham TOBA di pasar adalah Rp1.095 per saham. Ini berarti harga rata-rata pembelian yang dilakukan oleh Dicky Yordan sedikit lebih tinggi dibandingkan harga penutupan pasar reguler pada hari itu. Sementara itu, dalam satu minggu terakhir, saham TOBA tercatat mengalami penurunan sekitar 15,32%, yang menempatkan harganya di level Rp1.040 per saham. Situasi ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian saham oleh direktur utama tersebut diambil pada saat nilai pasar sedang berfluktuasi.

Pembelian saham oleh Direktur Utama TBS Energi, Dicky Yordan, merupakan langkah investasi yang memperkuat posisinya di perusahaan. Akuisisi saham dengan nilai total lebih dari Rp380 juta ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan, meskipun harga beli melebihi nilai pasar saat transaksi dilakukan.