
PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART), sebuah entitas yang dikenal dalam produksi komponen otomotif, elektronik, dan sanitasi, tengah mengarahkan pandangannya pada perluasan cakupan usahanya. Perusahaan ini tidak hanya mempertahankan fokus utamanya, tetapi juga merambah sektor baru dengan memproduksi nampan makanan, sejalan dengan program pemerintah. Langkah strategis ini didukung oleh penambahan modal signifikan dan penguatan struktur kepemimpinan dengan masuknya figur publik di jajaran dewan komisaris. Keputusan ini mencerminkan optimisme perusahaan terhadap prospek pertumbuhan di tengah dinamika pasar.
Hingga bulan Juli tahun ini, PART telah mengalokasikan sekitar Rp 59 miliar untuk belanja modal. Dana ini sebagian besar difokuskan untuk mengembangkan lini bisnis baru, khususnya produksi nampan makanan. Menurut Tjoeng Rino Saputra, Direktur Cipta Perdana Lancar, diversifikasi ini dilakukan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Perusahaan telah menyiapkan 12 mesin khusus untuk produksi nampan makanan di fasilitas mereka yang berlokasi di Tangerang, Banten. Meski demikian, kontribusi utama pendapatan perusahaan masih berasal dari produksi komponen otomotif, khususnya untuk sepeda motor, yang mencakup sekitar 95% dari total produksi.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 13 Agustus 2025, para pemegang saham menyetujui sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah persetujuan pinjaman atau fasilitas kredit sebesar Rp 74 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk. Dana ini direncanakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perseroan dalam menjalankan aktivitas operasional. Selain itu, RUPSLB juga mengesahkan penunjukan aktor Reyniel Fero Walandouw sebagai Komisaris Independen. Penambahan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan terhadap kinerja perusahaan, membawa perspektif baru dalam tata kelola korporat.
Kinerja finansial PART menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 267,37 miliar, meningkat 12,18% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 238,10 miliar. Laba bersih perusahaan juga melonjak signifikan, mencapai Rp 23,23 miliar, naik 45,43% dari Rp 15,98 miliar. Hingga Juni 2025, PART telah mencatat laba bersih sebesar Rp 8,56 miliar. Optimisme perusahaan didasarkan pada stabilitas penjualan komponen sepeda motor dan proyeksi positif dari bisnis nampan makanan yang baru diperkenalkan. Dengan jajaran dewan komisaris dan direksi yang diperbarui, perusahaan siap menghadapi tantangan dan meraih peluang di masa depan.
Dengan langkah-langkah strategis ini, PT Cipta Perdana Lancar tidak hanya memperkuat posisi di industri inti mereka, tetapi juga membuka babak baru dalam diversifikasi bisnis yang berorientasi pada kebutuhan pasar dan program nasional. Penambahan anggota dewan komisaris dari kalangan selebriti juga menambah dimensi baru dalam pengawasan dan promosi perusahaan, mencerminkan adaptasi terhadap tren terkini dalam dunia bisnis.
