BSDE Akan Terbitkan Obligasi dan Sukuk Senilai Rp 3 Triliun untuk Pengembangan BSD City

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tengah bersiap untuk melakukan penghimpunan dana yang signifikan melalui instrumen utang, dengan total target mencapai Rp 3 triliun. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk membiayai proyek-proyek vitalnya, terutama dalam pengembangan kawasan properti unggulan mereka. Prospektus penawaran umum perseroan mengindikasikan bahwa dana tersebut akan dibagi rata antara obligasi berkelanjutan dan sukuk ijarah berkelanjutan, masing-masing senilai Rp 2 triliun dan Rp 1 triliun.

Penggunaan dana hasil penerbitan ini akan difokuskan secara mayoritas, sekitar 88%, untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur di BSD City. Proyek-proyek yang akan didanai meliputi pembangunan jalan, sistem saluran air bersih, drainase yang efektif, penciptaan ruang terbuka hijau, pengembangan jaringan listrik, serta fasilitas utilitas penting lainnya seperti telekomunikasi dan pengelolaan limbah. Komitmen terhadap pembangunan infrastruktur ini menegaskan visi BSDE untuk menciptakan lingkungan hidup yang terintegrasi dan modern. Sementara itu, porsi dana sekitar 12% sisanya akan dialokasikan sebagai modal kerja, mencakup biaya operasional umum, administrasi, dan kegiatan pemasaran.

Instrumen yang akan diterbitkan, baik obligasi maupun sukuk, akan ditawarkan dalam tiga seri berbeda, dengan masa tenor bervariasi antara 3, 5, dan 7 tahun sejak tanggal emisi. Meskipun rincian mengenai penjamin emisi dan tingkat bunga belum diumumkan, jadwal penawaran telah ditetapkan. Periode penawaran awal direncanakan dari 21 Agustus hingga 4 September 2025, dengan tanggal efektif pada 15 September 2025. Proses penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 17-18 September 2025, diikuti dengan penjatahan pada 19 September 2025. Pengembalian uang pemesanan dan distribusi elektronik akan dilakukan pada 23 September 2025, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 24 September 2025. Informasi terkini menunjukkan bahwa saham BSDE mengalami sedikit penurunan pada perdagangan terakhir di tanggal 21 Agustus 2025, namun telah menunjukkan kenaikan pada perdagangan sehari sebelumnya.

Langkah strategis ini mencerminkan upaya BSDE dalam memperkuat fundamental bisnisnya serta melanjutkan ekspansi proyek-proyek properti berskala besar. Dengan fokus pada pengembangan infrastruktur, perusahaan berharap dapat meningkatkan nilai dan daya tarik BSD City, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.