
Membangun Keunggulan: Fondasi Tata Kelola Perusahaan BRI
Komitmen BRI terhadap Tata Kelola Perusahaan yang Unggul
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal sebagai BRI, baru-baru ini menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2024. Bank ini berhasil menempatkan diri di antara lima perusahaan tercatat terbaik di Indonesia (TOP 5 Public Listed Companies Indonesia) dan juga diakui sebagai Perusahaan Kelas Aset ASEAN (ASEAN Asset Class PLC). Penghargaan ini diserahkan dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Forum Pasar Modal ASEAN (ACMF) dan Minority Shareholders Watch Group (MSWG) di Kuala Lumpur, Malaysia, sebuah forum yang secara independen menilai praktik tata kelola perusahaan di seluruh negara anggota ASEAN.
Visi dan Apresiasi atas Pencapaian Berkesinambungan
Ahmad Solichin Lutfiyanto, Direktur Human Capital & Compliance BRI, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan ini. Menurutnya, capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi berkelanjutan BRI dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) di setiap aspek operasionalnya. Solichin menegaskan, \"BRI secara konsisten berupaya keras untuk memastikan GCG diterapkan secara komprehensif dan berkelanjutan di seluruh tingkatan organisasi, mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, hingga seluruh Insan BRILian. Ini adalah pilar utama bagi pertumbuhan berkelanjutan BRI, yang menghasilkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan memperkuat kontribusi kami terhadap perekonomian nasional.\"
Akselerasi Standar Tata Kelola dan Keberlanjutan
Lebih lanjut, Solichin menyatakan bahwa BRI akan terus meningkatkan upaya penguatan tata kelola perusahaannya, sejalan dengan praktik terbaik yang diakui baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Dengan fondasi tata kelola yang kuat, BRI bertekad untuk menjelma menjadi institusi keuangan yang tidak hanya dapat diandalkan dan transparan, tetapi juga berkomitmen pada keberlanjutan jangka panjang. Pada tahun ini, proses evaluasi ACGS melibatkan 569 perusahaan publik dengan kapitalisasi pasar yang signifikan di seluruh kawasan ASEAN. Penilaian ini dilakukan dengan metode yang sangat ketat dan terstandarisasi, yang telah disepakati oleh seluruh regulator pasar modal di ASEAN. Penghargaan ini dianugerahkan kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan keunggulan dalam aspek transparansi, akuntabilitas, serta penerapan standar tata kelola yang tinggi, sekaligus mendorong mereka untuk terus menyelaraskan kerangka kerja tata kelola dengan praktik terbaik di tingkat ASEAN.
