Bangkok Memimpin Daftar Kota Paling Populer di Dunia untuk Wisatawan

Tahun 2024 menandai pergeseran signifikan dalam peta pariwisata global, dengan Bangkok muncul sebagai tujuan utama bagi para pelancong internasional. Data yang dirilis oleh perusahaan riset terkemuka asal Inggris, Euromonitor International, dalam laporan tahunannya, 'Top 100 Cities Shaping the Future of Urban Travel 2024', menyoroti daya tarik kota-kota Asia yang semakin meningkat.

Detail Berita Utama Pariwisata Global

Pada tanggal 3 Agustus 2025, Euromonitor International mengumumkan temuan terbarunya yang menobatkan Bangkok sebagai kota dengan jumlah kedatangan turis internasional terbanyak pada tahun 2024. Ibu kota Thailand ini mencatat angka impresif 32,4 juta kunjungan, menunjukkan pertumbuhan tahunan yang luar biasa sebesar 37% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini menandakan bahwa Bangkok telah melampaui tingkat kunjungan pra-pandemi pada tahun 2023, menegaskan pemulihan dan revitalisasi sektor pariwisatanya yang dinamis.

Laporan komprehensif ini didasarkan pada analisis mendalam terhadap 55 metrik berbeda, yang meliputi beragam aspek seperti kinerja ekonomi dan bisnis, infrastruktur pariwisata, serta kebijakan dan daya tarik destinasi. Euromonitor International juga mempertimbangkan faktor-faktor krusial seperti kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan, memberikan gambaran holistik tentang kesiapan kota-kota dalam menyambut wisatawan global.

Meskipun Eropa tetap menjadi benua terpopuler, dengan 793 juta perjalanan internasional pada tahun 2024, proyeksi menunjukkan pergeseran tren yang menarik. Euromonitor memprediksi bahwa pada tahun 2030, kota-kota di Amerika Serikat, Turki, dan Tiongkok akan mengalami peningkatan volume kedatangan internasional yang paling signifikan, mengindikasikan diversifikasi destinasi yang dicari oleh para pelancong.

Total pengeluaran pariwisata internasional pada tahun 2024 mencapai angka fantastis US$ 1,9 triliun, mencerminkan pemulihan industri pariwisata global yang kuat. Berikut adalah daftar sepuluh kota teratas yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan internasional pada tahun 2024:

  1. Bangkok: 32,4 juta kunjungan (pertumbuhan 37%)
  2. Istanbul: 23 juta kunjungan (pertumbuhan 14%)
  3. London: 21,7 juta kunjungan (pertumbuhan 7%)
  4. Hong Kong: 20,5 juta kunjungan (pertumbuhan 19%)
  5. Mekah: 19,3 juta kunjungan (pertumbuhan 20%)
  6. Antalya: 19,3 juta kunjungan (pertumbuhan 17%)
  7. Dubai: 18,2 juta kunjungan (pertumbuhan 8%)
  8. Makau: 18 juta kunjungan (pertumbuhan 26%)
  9. Paris: 17,4 juta kunjungan (pertumbuhan 2%)
  10. Kuala Lumpur: 16,5 juta kunjungan (pertumbuhan 73%)

Kuala Lumpur menunjukkan pertumbuhan tahunan tertinggi dalam daftar ini, sebuah indikator potensi besar pariwisata di Asia Tenggara. Sementara itu, posisi Paris di peringkat kesembilan, dengan pertumbuhan yang relatif rendah, menunjukkan bahwa meskipun kota tersebut ikonik, mungkin ada tantangan dalam mempertahankan daya saingnya di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Laporan ini tidak hanya menyediakan data statistik, tetapi juga memberikan wawasan berharga tentang bagaimana kota-kota beradaptasi dan berinovasi untuk menarik wisatawan di era pasca-pandemi. Keberhasilan Bangkok dan Kuala Lumpur mencerminkan pentingnya strategi adaptif dan infrastruktur yang mendukung untuk menopang pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan.

Sebagai seorang pengamat, data ini menginspirasi optimisme terhadap masa depan industri pariwisata global, sekaligus menyoroti perlunya inovasi dan adaptasi. Keberhasilan Bangkok yang melampaui Paris menunjukkan bahwa daya tarik tradisional mungkin tidak lagi cukup. Kota-kota harus terus mengembangkan pengalaman unik, memperkuat infrastruktur, dan memprioritaskan keberlanjutan untuk tetap relevan di mata wisatawan yang semakin cerdas dan beragam. Bagi saya, ini adalah pengingat bahwa dinamika global terus berubah, dan hanya yang paling adaptif yang akan berkembang pesat.