
Pada Selasa (26/8/2025), menjelang penyesuaian indeks MSCI edisi Agustus 2025, pasar saham Indonesia menyaksikan gelombang investasi besar dari pihak asing. Investor dari luar negeri tercatat melakukan pembelian bersih yang substansial, mencapai Rp 2,38 triliun. Fenomena ini menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap potensi pasar modal Tanah Air, meskipun dengan beberapa hasil yang beragam pada saham-saham pilihan mereka.
Pergerakan signifikan terlihat pada saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menjadi target utama pembelian bersih investor asing dengan nilai mencapai Rp 2,29 triliun. Menariknya, meskipun terjadi arus masuk dana asing yang masif, harga saham AMMN justru mengalami koreksi sebesar 5% pada penutupan perdagangan. Hal ini disebabkan oleh tekanan jual yang kuat dari investor domestik, yang mengimbangi volume pembelian asing. Berbanding terbalik, saham PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) juga menarik perhatian investor asing dengan pembelian bersih Rp 708,7 miliar, dan saham ini justru melonjak 4,29%. Kenaikan CUAN didorong oleh keberhasilannya masuk dalam indeks global MSCI Indonesia.
Secara keseluruhan, pasar mengalami volatilitas. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan dengan pelemahan 0,27% atau 21,15 poin, bertengger di level 7.905,76. Perdagangan pada hari tersebut sangat aktif, dengan nilai transaksi mencapai Rp 45,8 triliun dan lebih dari 57 miliar saham berpindah tangan. Meskipun IHSG melemah, minat investor asing yang tetap tinggi terhadap beberapa emiten menunjukkan bahwa prospek jangka panjang pasar saham Indonesia masih dianggap menarik dan patut diperhitungkan.
Melihat aktivitas investasi asing yang terus mengalir ke pasar saham Indonesia, kita dapat menyimpulkan bahwa fundamental ekonomi yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang tetap menjadi daya tarik utama. Meskipun ada fluktuasi jangka pendek, komitmen investor global menunjukkan kepercayaan pada stabilitas dan prospek cerah Indonesia. Ini adalah sinyal positif yang seharusnya memacu kita untuk terus membangun ekosistem investasi yang transparan dan adaptif, demi kemajuan ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
